<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: AIH, AIHHH, SYAPA DIA? (14/09/2007)</title>
	<atom:link href="http://chaaby.blog.friendster.com/2007/09/aih-aihhh-syapa-dia-14092007/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://chaaby.blog.friendster.com/2007/09/aih-aihhh-syapa-dia-14092007/</link>
	<description>this is the process. i heart life.</description>
	<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 19:35:19 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.2</generator>
		<item>
		<title>By: armadeta</title>
		<link>http://chaaby.blog.friendster.com/2007/09/aih-aihhh-syapa-dia-14092007/#comment-20</link>
		<dc:creator>armadeta</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 19:05:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://chaaby.blog.friendster.com/2007/09/aih-aihhh-syapa-dia-14092007/#comment-20</guid>
		<description>eh gua baru tau ternyata ada beginian disini,,,,, hehehehe!!

guratan diksi yg menarik.. feel free to come to www.sadpoetsociety.blogspot.com
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>eh gua baru tau ternyata ada beginian disini,,,,, hehehehe!!</p>
<p>guratan diksi yg menarik.. feel free to come to <a href="http://www.sadpoetsociety.blogspot.com" rel="nofollow">http://www.sadpoetsociety.blogspot.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: armadeta</title>
		<link>http://chaaby.blog.friendster.com/2007/09/aih-aihhh-syapa-dia-14092007/#comment-19</link>
		<dc:creator>armadeta</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 18:59:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://chaaby.blog.friendster.com/2007/09/aih-aihhh-syapa-dia-14092007/#comment-19</guid>
		<description>eh gua baru tau ternyata beginian disini,,,,, hehehehe!!

guratan diksi yg menarik.. feel free to come to www.sadpoetsociety.blogspot.com
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>eh gua baru tau ternyata beginian disini,,,,, hehehehe!!</p>
<p>guratan diksi yg menarik.. feel free to come to <a href="http://www.sadpoetsociety.blogspot.com" rel="nofollow">http://www.sadpoetsociety.blogspot.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ichaKURNELY</title>
		<link>http://chaaby.blog.friendster.com/2007/09/aih-aihhh-syapa-dia-14092007/#comment-18</link>
		<dc:creator>ichaKURNELY</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Mar 2008 16:23:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://chaaby.blog.friendster.com/2007/09/aih-aihhh-syapa-dia-14092007/#comment-18</guid>
		<description>aihh aihh wekkksss
rindu sama syapa?
sama guwhe sehh pasti udah pasti yahh,
sama syapa lagihhkahh gerangan?
HAHA
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aihh aihh wekkksss<br />
rindu sama syapa?<br />
sama guwhe sehh pasti udah pasti yahh,<br />
sama syapa lagihhkahh gerangan?<br />
HAHA</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Weka</title>
		<link>http://chaaby.blog.friendster.com/2007/09/aih-aihhh-syapa-dia-14092007/#comment-17</link>
		<dc:creator>Weka</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Mar 2008 06:35:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://chaaby.blog.friendster.com/2007/09/aih-aihhh-syapa-dia-14092007/#comment-17</guid>
		<description>Ditepi mendung jiwa
Hadir sepi menyambut asa
Teringat akan masa
Dimana kita bercengkrama

Gundah menemani sore
Menatap kota yang asing
Asing…
Kurindukan damai

Alunan biola melantunkan nada
mengiringi tarian daun-daun
Tertiup hembusan angin
Musim gugur mengintip

Dibalik renungan hati
Seringkali ku tanya
Apakah kita menatap langit yang sama?
Apakah kau rasa apa yang kurasakan?
Kapan kita kan berkumpul bersama lagi?
Berbagi tawa dan tangis?

Seiring lampu jalan yang menyala
Kuingin lari
Ke saat dewasa adalah dusta
Kutahu semua telah berlalu
Tapi tak kuasa rindu bergaung
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ditepi mendung jiwa<br />
Hadir sepi menyambut asa<br />
Teringat akan masa<br />
Dimana kita bercengkrama</p>
<p>Gundah menemani sore<br />
Menatap kota yang asing<br />
Asing…<br />
Kurindukan damai</p>
<p>Alunan biola melantunkan nada<br />
mengiringi tarian daun-daun<br />
Tertiup hembusan angin<br />
Musim gugur mengintip</p>
<p>Dibalik renungan hati<br />
Seringkali ku tanya<br />
Apakah kita menatap langit yang sama?<br />
Apakah kau rasa apa yang kurasakan?<br />
Kapan kita kan berkumpul bersama lagi?<br />
Berbagi tawa dan tangis?</p>
<p>Seiring lampu jalan yang menyala<br />
Kuingin lari<br />
Ke saat dewasa adalah dusta<br />
Kutahu semua telah berlalu<br />
Tapi tak kuasa rindu bergaung</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ichaKURNELY</title>
		<link>http://chaaby.blog.friendster.com/2007/09/aih-aihhh-syapa-dia-14092007/#comment-16</link>
		<dc:creator>ichaKURNELY</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Mar 2008 15:30:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://chaaby.blog.friendster.com/2007/09/aih-aihhh-syapa-dia-14092007/#comment-16</guid>
		<description>wuahh geng,
bagusss punya lo.
hehe,
bolehh, kapankapan tuker pikiran.
hehe,

ngomongngomong, punya makna nggakk?
i actually wrote my poetry above about the Almighty, definitely the number one, hehe

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wuahh geng,<br />
bagusss punya lo.<br />
hehe,<br />
bolehh, kapankapan tuker pikiran.<br />
hehe,</p>
<p>ngomongngomong, punya makna nggakk?<br />
i actually wrote my poetry above about the Almighty, definitely the number one, hehe</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: begenk</title>
		<link>http://chaaby.blog.friendster.com/2007/09/aih-aihhh-syapa-dia-14092007/#comment-15</link>
		<dc:creator>begenk</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Feb 2008 00:53:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://chaaby.blog.friendster.com/2007/09/aih-aihhh-syapa-dia-14092007/#comment-15</guid>
		<description>adalah lampu jalan

yang terbakar

adalah kelakar

setelah sekian gelas bir

adalah bibir

bicara tanpa suara

adalah puisi cinta

di buku harian

adalah daftar angan

di saku celana

adalah samsara

harumnya enggan padam

adalah telepon genggam

bergetar di atas meja

adalah melankolia

berdenting denting pada piano

adalah busa cappuccino

di pucuk hidung

adalah telinga pada punggung

mencari cinta yang berdegup

adalah kecup

ketika hujan tak kunjung reda

adalah doa

supaya rindu terampuni

adalah kembang api

berpijar di televisi

adalah jendela berterali

sekejap berpendar

adalah kamar

yang seringkali hampa

adalah kota

yang kini lelah menyala









</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>adalah lampu jalan</p>
<p>yang terbakar</p>
<p>adalah kelakar</p>
<p>setelah sekian gelas bir</p>
<p>adalah bibir</p>
<p>bicara tanpa suara</p>
<p>adalah puisi cinta</p>
<p>di buku harian</p>
<p>adalah daftar angan</p>
<p>di saku celana</p>
<p>adalah samsara</p>
<p>harumnya enggan padam</p>
<p>adalah telepon genggam</p>
<p>bergetar di atas meja</p>
<p>adalah melankolia</p>
<p>berdenting denting pada piano</p>
<p>adalah busa cappuccino</p>
<p>di pucuk hidung</p>
<p>adalah telinga pada punggung</p>
<p>mencari cinta yang berdegup</p>
<p>adalah kecup</p>
<p>ketika hujan tak kunjung reda</p>
<p>adalah doa</p>
<p>supaya rindu terampuni</p>
<p>adalah kembang api</p>
<p>berpijar di televisi</p>
<p>adalah jendela berterali</p>
<p>sekejap berpendar</p>
<p>adalah kamar</p>
<p>yang seringkali hampa</p>
<p>adalah kota</p>
<p>yang kini lelah menyala</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
